Call Us : 0822-1604-6700

Speed Bisa Membunuh Bisnis Yang Sedang Dibangun

Speed atau kecepatan dalam bisnis itu sangat jauh berbeda dengan Tumbuh (growth). Speed dalam berbisnis bisa menghancurkan atau meluluh lantakan bisnis yang sedang dibangun secara seketika, pada saat anda tidak bisa mengendalikan kecepatannya. Supaya mudah memahami tentang speed, kita ambil study case : Misal seseorang baru memulai buka toko baju, karena dia baru merintis maka stok barang dia tidak begitu banyak, kemudian di melakukan pemasaran powerfull yang menyebabkan produknya laku di pasaran , karena produknya bagus akhirnya banyak permintaan, akan tetapi dia belum siap dengan order yang banyak dan tidak di imbangi dengan sistem dan stok produk yang mumpuni , karena dia tidak bisa memenuhi kebutuhan pelanggan akhirnya banyak pelanggan yang kecewa, dan kekecewaan pelanggan bisa menjadi efek negatif dan menghancurkan bisnisnya.

Banyak studi kasus yang lain yang bisa dijadikan pelajaran, dan saya pribadi pun pernah mengalami hal tersebut. Bisnis hancur karena terlalu banyaknya pesanan yang tidak di imbangi dengan sistem. Saya mengutip dari salah satu pengusaha sukses yang benar-benar memberikan petuah ini  yaitu  Bapak Heppy Trenggono, bahwa speed = kill. Beliau mengatakan mengendarai sepeda berbeda ilmunya dengan mengendarai mobil apalagi pesawat terbang. Sistem bisnis harus berada di orang yang tepat , banyak faktor yang harus di pahami saat bisnis akan menjadi besar. Resiko mengendarai sepeda paling jatuh di darat, tapi mengendarai mobil apalagi pesawat sekalinya kita tidak bisa mengatur sistem , maka resiko yang terjadi hancurlah kita dan pesawatnya  jatuh menubruk tanah.

Speed atau kecepatan identik dengan kita tidak bisa mengatur hawa nafsu , terlalu buru-buru mengambil keputusan , terlalu berlebihan , padahal kitanya sendiri belum siap atau belum punya ilmunya. Lebih baik bisnis itu dijalankan step by step dan tumbuh dengan sendirinya seiring dengan skill dan sistem yang kita jalankan pun berimbang. Tumbuh adalah dimana terjadinya keseimbangan antara kecepatan dan kemampuan.

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.