Call Us : 0822-1604-6700

Reason For Failure Part 1

Pada kesempatan kali ini kami akan sharing tentang reason failure yang kami dapatkan dari guru bisnis kami, kebetulan kami rutin belajar kepada beliau satu minggu satu kali, mudah mudahan kami bisa komitmen untuk share ilmu – ilmu dari beliau melalui artikel di blog kami ini.

Pada pengajian bisnis pekan ini beliau membahas tentang “Reason For Failure” yaitu membahas secara mendalam alasan – alasan kenapa pebisnis gagal. Di sebut pengajian bisnis karena di awal kita mengkaji dulu ayat ayat Al-Qur’an , setelah itu di fit kan dengan aktivitas bisnis yang relevan dengan ayat tersebut.

Semua orang pada dasarnya tidak suka dengan kegagalan, elemen terpenting sebenarnya bukan kegagalan itu sendiri tapi bagaimana seseorang memaknai kegagalan dan  itulah yang membedakan “kelas” seseorang, gagal dalam hal apapun sah sah saja asal jangan pernah mau gagal sebagai hamba Allah karena itu adalah elemen vital bagi pebisnis muslim.

Seorang gagal dalam bisnis yang pertama karena salah mendefinisikan target market. Masih belum jelas arahnya mau kemana dan untuk siapa bisnis ini di tujukan . kemudian seseorang gagal dalam bisnis karena tidak mampu atau menentukan diferensiasi dari kompetitornya. Bisnis bisnis yang bertahan rata rata adalah bisnis yang mampu menterjemahkan faktor pembeda dari kompetitornya.

Selain itu , pebisnis juga kadang mudah tergoda dengan niche yang lain , padahal niche yang sedang dijalani saja belum kokoh, yang harus diperhatikan adalah “menemukan” niche yang benar benar cocok kemudian focus pada niche tersebut, jangan mudah tergoda dengan niche yang lain. Seperti contohnya yang fokus pada niche tanpa repot repot menambahkan menu atau elemen lainya adalah Bebek H. Slamet dari dulu hingga sekarang fokus pada bebek goreng dengan sambalnya yang khas, mereka hampir jarang menambahakan menu aneh – aneh fokus utama hanya pada bebek goreng dan sambal yang itu itu saja. Terbukti mereka bisa sukses dan maju dan membuka cabang dimana – mana. Contoh lainnya adalah bisnis rumah makan dengan nama “Ayam Lepas” yang hanya fokus pada ayam goreng dan sebenarnya ayam goreng di manapun  rasanya sama saja tapi mereka mampu fokus di niche tersebut , sekarang mereka punya  lebih dari 1000 karyawan. Kuatkanlah core bisnisnya terlebih dahulu sebelum pindah atau menambah niche.

Pebisnis juga harus mampu fokus pada big and little picture. Kami analogikan seperti kaca pembesar di corel draw atau photoshop, tool ini sangat penting untuk melihat dan memperbaiki hal detail maka kita bisa perbesar gambar yang sedang kita desain dan kita pun harus memperkecil view gambar untuk melihat secara keseluruhan setelah detail itu diperbaiki, artinya  kita harus bisa melihat hal hal secara keseluruhan atau big picture dari bisnis yang di jalankan atau juga melihat hal hal yang detail bahkan sepele atau little picture dari sebuah bisnis. Faktor lainnya yang membuat pebisnis gagal adalah “Spend Time To Improve” , terlalu disibukan seputar hal hal yang bersifat teknis sehingga sisi sisi bisnis lain terbengkalai, perfeksionis untulk hal yang baik itu tidak apa – apa, tapi perfeksionis yang tidak tepat atau tidak memperdulikan orang lain biasanya akan menjadi biaya.

Bersambung ….. minggu depan ,

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.