Call Us : 0822-1604-6700

Bagaimana menghitung ROI dari Facebook Marketing

Bagaimana mengukur ROI di social media seperti Facebook? Satu hal yang penting diketahui tentang ROI adalah ROI diukur dengan uang. Wikipedia menyebutkan “Dalam istilah keuangan ROI juga dikenal dengan istilah ROR (Rate of Return) atau tingkat pengembalian dana dari investasi, yaitu perbandingan antara besarnya profit yang diperoleh atau uang yang “hilang” dibanding dengan dana investasi dalam sebuah investasi tertentu.

Hal ini berarti hal-hal yang telah kita peroleh dari Facebook yang bukan berupa uang, maka kita harus menaksir berapa nilainya dalam bentuk uang. Sebelumnya, mari kita perhatikan poin-poin di bawah ini:

–          Jumlah transaksi

–          Jumlah customer

–          Jumlah penghasilan baru

–          Total pendapatan

–          Profit bersih

Temukan nominal yang pasti dari semua poin-poin perusahaan tersebut di atas sebelum kita melakukan apapun dalam mengukur ROI. Sebagian dari kita menyadari bahwa seringkali aktivitas kita di Facebook tidak memberikan dampak secara langsung terhadap hal-hal di atas. Pasalnya, yang kita dapatkan dari aktivitas social media adalah hal-hal berikut ini:

–          Pengunjung website

–          Penambahan leads

–          Optin/Subscriber

–          Penambahan fans

–          Komentar di blog

–          Social mention

Oleh karena itu sekarang saatnya adalah bagaimana menemukan hubungan antara social result di atas itu dengan besarnya profit atau uang yang dihasilkan. Mari kita mulai dengan korelasi yang paling sederhana. Contohnya seperti di bawah ini:

Berapa banyak pengunjung website anda per bulan sesuai dengan besarnya omzet anda. Pisahkan antara penghasilan yang datang dari online dan yang datang dari offline. Kemudian pisahkan lagi penghasilan online yang paling efektif berasal dari mana. Ketika pengunjung website anda melonjak sekian persen, berapa persenkah kenaikan omzet anda? Itulah “nilai uang” traffic website anda.

ROI-graphSelanjutnya dalam penambahan jumlah fans, temukan hubungan antara seberapa besar jumlah fans yang bertambah dengan peningkatan penjualan. Silakan anda bagi revenue anda dengan jumlah fans yang baru bertambah tersebut. Itulah nilai uang setiap fans baru anda.

Apabila selama ini peningkatan penjualan adalah focus utama anda dalam Facebook Marketing, maka sangat mudah untuk menemukan hubungan poin-poin tersebut di atas. Cobalah survey dari sekian banyak pembeli atau customer anda di dunia offline, berapa persenkah dari mereka yang terdorong untuk bertransaksi dengan anda karena mengetahui info di dunia social media online. Jika saat ini anda menjalankan FB Ads, temukan siapa saja yang menghubungi anda karena mendapatkan informasi dari Facebook. Dan jangan lupakan, berapa besar nilai selisih antara penambahan profit anda dengan biaya FB Ads yang telah anda keluarkan. Pastikan penambahan profit pasca pemasangan FB Ads lebih besar dari “spent” anda di FB Ads.

Setelah anda mengumpulkan data-data ini, anda akan dengan mudah melakukan perkiraan yang baik bagaimana social media memberikan pengaruh yang berbeda terhadap cashflow anda. Jangan berhenti menguji dan mengevaluasi. Jika total “nilai uang” dari data-data tersebut di atas lebih besar dari investasi Facebook Marketing anda, maka Facebook benar-benar menunjang bisnis anda dengan baik.

ROI adalah mengenai return atau timbal balik. Tidak ada timbal balik maka tidak ada ROI, atau termasuk negatif ROI. Ingatlah, satu juta fans tidak ada gunanya sama sekali apabila anda tidak mengetahui cara untuk merubah mereka ke dalam “paying cutomers”

Priit Kallas

—————————————————————————————————————————————————————-

www.fbmarketingninja.com

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.