Call Us : 0822-1604-6700

Memanfaatkan Sosial Media Untuk Politik

Tidak hanya sebagai alat untuk bersosialisasi secara online ataupun sebagai alat marketing, ternyata sosial media bisa di manfaatkan sebagai alat politik. Faktanya salah satu sosial media yaitu facebook, turut andil dalam revolusi mesir yang akhirnya presiden mesir saat itu Hosni Mubarak jatuh dari kursi kekuasaannya. Revolusi tersebut terjadi setelah eksekutif Google, Wael Ghonim menggerakan revolusi lewat facebook. Setelah Husni Mubarak mundur, Ghonim pun berterimakasih pada Facebook. Meski ia merupakan Marketing Executive Google untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, Ghonim tak menganggap jasa Google luar biasa besar dalam revolusi itu. “Revolusi ini dimulai di Facebook. Saya ingin bertemu Mark Zuckerberg suatu hari nanti dan berterimakasih padanya,” papar Ghonim dalam sebuah wawancara di CNN.

Tidak hanya itu kemenangan Obama di amerika serikat dalam 2 periode juga karena di bantu dengan jejaring sosial salah satunya facebook. Menguasai komunikasi publik adalah salah satu kunci untuk memenangkan kompetisi di  dunia politik, dan saat ini salah satu chanel yang efektif adalah sosial media.

Gerakan atau kegiatan politik dengan memanfaatkan sosial media juga kini banyak di gunakan oleh para politisi di Indonesia, seperti pada saat pilkada di Jakarta beberapa waktu lalu  yang akhirnya di menangkan oleh Jokowi dan Ahok , kemenangan tersebut juga di tunjang dengan handalnya kampanye di sosial media. Begitu pun pilkada di Jawa Barat yang dimenangkan oleh Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar, ditunjang pula dengan eksistensi di sosial media.

Para politisi mulai melek untuk memanfaatkan sosial media apalagi menjelang pemilu legislatif dan presiden di 2014, ini di buktikan dengan petinggi – petingggi partai di Indonesia yang aktif di twitter dan facebook seperti Prabowo Subianto , Presiden SBY ( Susilo Bambang Yudhoyono) , Yusril Ihza Mahendra dan politisi besar lainnya. Mereka di tuntut untuk bisa menjalin hubungan lebih dekat dengan  rakyat melalui jejaring sosial.

Saatnya para tim sukses dari partai – partai yang mengikuti pemilu lebih kreatif dan inovatif dalam aktivitas kampanye di sosial media. tidak hanya terfokus pada jumlah fans atau folower saja tapi harus membangun kedekatan emosional yang baik atau membangun nilai engagement yang tinggi dengan rakyat yang aktif di sosial media. Bukan hanya sekedar persaingan politisi atau partai tapi juga persaingan strategi para digital agency atau konsultan sosial media yang mereka gunakan . Mari kita lihat saja nanti 😀

————————————————————————————————————————————————————————–

Jika anda membutuhkan konsultan sosial media untuk pollitik silahkan hubungi kami

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.