Call Us : 0822-1604-6700

12 Strategi Memenangkan Kompetisi Bisnis Yang Ketat Part 1

Ini hanya pemaparan strategi dalam sisi teknis bukan dari aspek hakikat. Jangan dicampuradukan aspek teknis dengan hakikat , karena hakikatnya Allah yang memberikan rizki , hal teknis adalah salah satu bagian dari ikhtiar , sesungguhnya Allah lah sang penguasa Rezeki.

1. Saat ini semua produk sudah menjadi “komoditas”

Kita ambil contoh di bandung , dulu distro di bandung hanya sedikit, tapi sekarang distro di bandung menjamur dengan berbagai merek. Contoh lain pada saat bisnis air isi ulang ada, maka hampir banyak orang yang mengikuti,  seakan akan bisnis isi ulang yang paling bagus. Kemudian kalo untuk di dunia bisnis online pada saat seminar seo , maka beramai ramai orang mengikuti seo, pada saat adsense ramai , amazon ramai maka banyak orang juga yang mengikuti dengan semua teknik atau triknya.  Termasuk dalam hal sosial media marketing.

Hal tersebut di akibatkan karena meniru adalah strategi mudah , cepat dan praktis bahkan resiko relatif kecil. Akan tetapi pada saat itu terjadi atau banyak yang meniru bisnis kita, jangan sampai jengkel ataupun kesal dijadikan dalil untuk kita berhenti di bisnis tersebut. Karena sehebat apapun kita melakukan terobosan dan kreativitas , pasar dengan sangat cepat meniru .  kunci dalam menangani hal ini adalah  sadar  diri  bahwa faktanya memang seperti itu. menyadari adalah awal semua perubahan , yang akhirnya nanti kita akan lebih mudah untuk berstrategi.

2. Berani mengambil resiko

Pemimpin harus dapat merasa nyaman dengan data yang tidak sempurna  untuk membuat strategi,untuk jual aset , masuk pasar dsb (Ralph Shrader CEO Booz Allen dan Hamilton)

Setelah informasi masuk sekitar 40 – 70 % lakukan keputusan dengan berani , karena menunggu hingga 70 – 100 persen data , pada saat tim atau organisasi mengumpulkan data , di saat itu pula pertempuran pasar berubah, munculnya pesaing baru, munculnya produk baru dari manapun (Colin Powel)

Kunci dalam menangani hal ini adalah menyadari kembali kita sebenarnya tidak pernah kita tahu pasti apa yang akan terjadi , bahkan seandainya informasi yang kita miliki sangat lengkap .

3. Susun cara

Kemana kita akan mengarah dan apa prioritas kita ? bagaimana cara untuk unggul dalam kompetisi, jangan sampai kehilangan fokus , melakukan banyak hal yang sebenarnya belum prioritas, yang akhirnya kita membagi kekuatan terbaik kita ke berbagai hal. Banyak yang kita bisa selesaikan di dalam diri kita atau di dalam perusahaan tanpa harus terus menerus mengamati persaingan, sangat penting untuk kita memperhatikan efektivitas, efisiensi dan produktivitas perusahaan.

 Jadikan saingan terberat adalah standar kita sendiri. Jangan terpancing mencari kelemahan lawan, carilah dan temukan hal yang tidak bisa di ikuti oleh lawan. Kesibukan kita mencari kelemahan lawan dan membuat respon berdasarkan kelemahan lawan, itu seperti memberi tahu lawan kita kelemahan dia secara gratis.

Jangan biarkan aura negatif dan ketidakyakinan menjadi bahasa organisasi atau perusahaan , jangan kita jadi down  dengan melihat kelebihan lawan seperti mereka punya dana lebih besar ataupun hal lain lain , bisnis tidak di tentukan oleh 1 atau 2 aspek saja.

Kunci dalam hal ini adalah harus senantiasa optimis akan hak kemaslahatan yang Allah akan beri bagi setiap hambanya  yang bekerja dan berusaha keras dengan cara cara yang ahsan.

4. Customer sangat penting

Satu satunya alasan bagi keberadaan suatu perusahaan adalah menciptakan dan melayani customer (Peter Drucker). Pada saat sebuah bisnis sudah tidak melayani customer dengan baik maka siap siap bisnis itu akan tidak ada.

Meningkatkan gaji karyawan salah satunya adalah untuk meningkatkan pelayanan untuk pelanggan, jika kenaikan gaji karyawan justru tidak seperti itu maka hal itu adalah sebuah kemerosotan. Kenaikan gaji harus seimbang dengan performance bisnis secara keseluruhan.

Kunci dalam hal ini adalah tawazun , senantiasa intropeksi diri dan organisasi ataupun perusahaan.

5. Beri keleluasaan gerak untuk sdm ke istimewa

Cari sdm yang memilki kemampuan belajar, berinovasi, bertumbuh, berkolaborasi dan bertanggung jawab. Berani secara intelektual dan akal. Fasilitasi mereka untuk bertumbuh hebat.

Kuncinya : mendapatkan orang yang tepat dalam tim adalah jauh lebih penting daripada membangun tim itu sendiri.

Bersambung ……. (mohon dishare yah kalau ingin tahu 7 poin lainnya :)  )

Salam Hangat Dan Sukses

Konsultan Facebook

Fbmarketingninja.com

Materi ini kami dapatkan dari Guru kami, guru yang selalu memberikan arahan bagi kami untuk menjadi pebisnis muslim yang kuat.

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.