Call Us : 0822-1604-6700

Produk dan Customer Development Dengan Menggunakan Sosial Media

Customer Dan Poduk Development Dengan Menggunakan Sosial Media

Banyak orang yang terlalu meyakini bahwa produk atau idenya  nya akan laris pada saat di launching ke pasaran hanya berdasarkan terkaan saja. Akhirnya pada saat produk nya di launching yang ada malah tidak diterima pasar dan akhirnya bangkrut. Salah satu yang mengakibatkan itu terjadi karena tidak adanya riset dan pengembangan kepada calon market atau customer. Sejatinya produk atau bisnis adalah solusi bagi sebuah permasalahan target market yang dibidik, jangan hanya fokus kepada produk development saja. Yang terbaik adalah dua duanya saling beriringan dan saling bisa memberikan feedback antara produk development dan customer development, artinya libatkan customer juga pada saat kita mendevelop sebuah produk. Begitupun sebaliknya. Hal tersebut akan meminimalisir kerugian.

rnd customerUntuk melakukan riset dan pengembangan sebuah produk dan customer di zaman sekarang ini kita bisa memanfaatkan sosial media seperti facebook, twitter dan sosmed lainnya. Tips nya berikut ini :

  • Definisikan target market anda secara tajam dan mendalam
  • Lalu building fans / follower (tips2nya ada di arikel lain) bisa menggunakan paid advertising ataupun non paid advertising.
  • Tanyakan masalah masalah mereka lewat status , polling ataupun angket dan berinteraksilah dengan baik, riset data dengan  komprehensif.
  • Data tersebut bisa kita jadikan sebagai dasar dari sebuah pengembangan produk yang akan kita buat atau produk yang sudah ada.
  • Selalu ulangi poin no 3 sebelum produk itu finish, karena dengan begitu akan membuat kita lebih mudah jika ada perbaikan pada saat proses.

Hal hal ini sering di lakukan brand brand besar dalam mengembangkan produk ataupun customer mereka.  Contohnya platform facebook , tidak pernah berhenti untuk melakukan hal ini kita bisa lihat dengan layout , tos dan fitur yang berubah ubah. Begitupun perusahaan atau bisnis di non teknologi juga menerapkan hal ini contohnya Starbucks pada saat mereka akan mengembangkan kedai baru yang terbuat dari susunan kontainer merekapun menganalisis penerimaan pasar sebelum kedai dengan model tersebut di kembangkan lebih jauh dan mereka menerima feedback dari customer hanya dengan update status dari facebook.

Semoga bermanfat untuk anda dan bisnis yang sedang anda jalankan

Konsultan Facebook “Menginspirasi dan Mencerahkan” :)

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.