Call Us : 0822-1604-6700

Studi Kasus Belajar Facebook Marketing Dari Converse Part 2

Ini adalah lanjutan dari studi kasus belajar facebook marketing dari converse part 1

Pada Awal bulan mei 2012 converse mulai mempromosikan dan memperkenalkan brand partnernya seperti RED (Yayasan Amal Untuk Pencegahan dan penyembuhan Aids) , Majalah Complex, majalah Trasher dal lain lain. Yang secara langsung ataupun tidak langsung turut terlibat dalam pemasaran atau penjualan produk produknya. Hasilnya para fans pun mengapresiasi hal tersebut.

partner converse

Pada bulan september dan oktober Converse mencoba untuk memanfaatkan momen demam halloween. Mereka launching sepatu bertemakan halloween dan memposting foto produk tersebut di facebook. Dalam hal ini kita bisa belajar bagaimana mereka memanfaat sebuah momen dan bagaimana mereka memahami prilaku fans dengan baik. Hasilnya , jumlah like, share dan komentar yang sangat fantastis.

Halloween converse

Pada tanggal 27 mei 2011, dalam rangka untuk mengetahui feedback dari para fans mereka posting status dan menanyakan pendapat kepada para fans , suka atau tidak sukanya para fans terhadap kegiatan atau aktivitas converse di facebook. Hasilnya converse bisa mendapatkan data yang representatif, dan hal tersebut berguna untuk merancang strategi facebook mereka di waktu yang akan datang.

converse strategy

Pada juni 2011 Converse ingin memberikan rasa keterlibatan fans atau audience di halaman facebook mereka. Mereka mengambil langkah yang signifikan ,  Converse meminta para fansnya untuk posting foto sepatu dari Chuck Taylor All Star yang mereka miliki di wall facebooknya. Hasil dari hal tersebut converse mampu membangun kedekatan secara emosional dengan para fansnya, apalagi pada saat mereka share ulang foto sepatu kiriman dari fans nya. Akhirnya fans pun merasa di apresiasi.

converse fans

Pada bulan 31 Maret 2011, Converse dengan cerdas menggunakan “Highlighting Option”, dan menunjukan  kesediaan pada hari berikutnya mereka akan menjadi bagian dari peluncuran facebook timeline. Fitur highlighting option sebenanya tidak menambah value yang signifikan, hanya memberikan efek visual lebih eye catching. Hal ini menunjukan bawah converse tidak menutup mata terhadap perkembangan platform facebook, dan selalu terdepan dalam persaingan.

converse tool

Selain itu converse juga membuktikan mereka selalu terdepan dalam softselling saat berhasil meluncurkan kampanye produk mereka yaitu sepatu yang di beri tema Dr Seuss. Mereka meminta fans untuk upload sepatu mereka dengan model tersebut, kemudian memilih beberapa dan di buatkan album foto di halaman facebook mereka. Hasilnya  adalah pendekatan pemasaran yang luar biasa, dan mendapatkan tanggapan yang baik dan meningkatkan produktivitas yang tinggi.

converse fans 2

Demikian sekilas tentang bagaimana converse memanfaatkan facebook mereka untuk sarana branding dan selling.  Semoga bisa memberikan inspirasi untuk anda

Salam hangat dan sukses

Konsultanfacebook

Fbmarketingninja.com

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.