Call Us : 0822-1604-6700

10 Tanda Budaya Perusahaan Yang Tidak Sehat

“Walaupun karyawan anda tidak terlihat  mengeluh, mereka mungkin sebenarnya  tidak bahagia dalam pekerjaan mereka. Pelajari bagaimana cara untuk menemukan dan memperbaiki budaya yang tidak sehat di perusahaan atau bisnis yang sedang anda jalankan.”

Karyawan Anda mungkin terlihat senang, tapi anda tidak pernah tahu apakah mereka sebenarnya ragu untuk menyampaikan keluhan mereka kepada atasannya. Berikut adalah beberapa tanda-tanda bahwa mereka tidak bahagia atau tidak nyaman, dan bagaimana menyikapi budaya yang tidak sehat di bisnis atau perusahaan anda.

1. Bermain favorit.

Beberapa karyawan sering berhubungan dengan Anda, sehingga terjadi ikatan yang kuat dan akarab. Dia senang dengan anda dan perusahaan anda. Tetapi karyawan yang lainnya tidak mendapatkan banyak dukungan baik itu berupa  coaching, mentoring ataupun motivasi dari manajer dan rekan mereka.

2. Membengkokkan aturan terlalu banyak.

Sebagai pemimpin yang peduli, anda harus memastikan bahwa karyawan memiliki waktu istirahat dan sumber daya tambahan untuk memenuhi kebutuhan pribadi mereka yang  mendesak. Tapi banyak dari anggota tim anda mungkin sebenarnya frustrasi oleh rendahnya produktivitas dari karyawan tersebut padahal operasional karyawan ternyata membutuhkan biaya yang tinggi.

3. Karyawan takut mengambil risiko.

Anggota tim anda tampaknya tidak mau atau malas untuk memperkenalkan inovasi, meskipun anda mendorong untuk mengadopsi sebuah pendekatan baru. Jika Anda telah menyalahkan karyawan anda karena salah langkah ketika sebenarnya mereka melakukan suatu upaya yang beritikad baik untuk melaksanakan sebuah inisiatif baru, Anda sebenarnya tidak menerapkan sikap tersebut secara tepat.

4. Karyawan defensif.

Setiap kali anda memperlihatkan area yang perlu diperbaiki atau masalah yang perlu diselesaikan, karyawan bereaksi defensif. Jika dialog yang jujur ​​jarang terjadi, maka karyawan dirasa tidak  cukup didukung  untuk berfungsi secara efektif.

5. Karyawan hanya memberikan umpan balik positif.

Meskipun umpan balik positif dari karyawan menunjukkan kurangnya masalah, yang tidak mungkin terjadi. Karyawan tidak mengeluh atau tidak memberikan feedback negatif karena mereka tidak ingin mendapatkan komentar negatif dari atasannya

.
6. Orang-orang berbakat memberikan kinerja rata-rata.

Orang-orang berbakat ingin memberikan hasil yang bagus, tidak hanya untuk bisnis anda tetapi juga untuk resume mereka. Jika karyawan berbakat yang dimiliki perusahaan  anda memberikan hasil yang rata-rata baik dalam segi penjualan, produktivitas dan profitabilitas, mereka sebenarnya tidak mendapatkan apa yang mereka butuhkan dari anda.

7. Pelanggan sering mengeluh

Tanggapan pelanggan untuk perusahaan anda mencerminkan perlakuan terhadap mereka oleh karyawan, khususnya staf di bagian terdepan atau yang dekat dengan konsumen. Banyak keluhan berarti bahwa budaya perusahaan anda mendukung kepada hal hal yang membuat pelanngan menjadi tidak puas, yang seharusnya justru menyenangkan para pelanggan.

8. Terlambat mendengar kabar buruk.

Anda tidak dapat menyelamatkan hubungan dengan pelanggan anda ataupun pihak lain yang terkait, karena misalnya pelanggan meninggalkan perusahaan anda tanpa peringatan yang adil atau karena telat merespon. Keluhan yang tampak seperti masalah kecil yang terisolasi  berubah menjadi suatu masalah yang benar-benar serius. Pelanggan frustrasi dengan kegagalan perusahaan anda untuk memberikan sesuatu yang fresh atau solusi yang relevan untuk mengatasi masalah mereka. Dan karyawan Anda berkecil hati tentang ketidakefektifan perusahaan.

9. Isu yang berulang dalam pertemuan.

Jika Anda mendengar tentang masalah yang sama berulang-ulang, kemungkinan bahwa ada sedikit atau bahakan tidak ada tindakan efektif yang diambil untuk berurusan dengan mereka

10. Keluarga tidak datang kepada pihak perusahaan.

Jika karyawan secara rutin datang sendirian pada saat berkumpul, misalnya di suatu acara perayaan,hal tersebut mungkin menunjukkan bahwa keluarga atau pasangan dari karyawan  memiliki pandangan yang negatif terhadap perusahaan. Anda seperti menunjukkan suatu ketidakseimbangan dalam budaya perusahaan misalnya ada tuntutan waktu yang berlebihan, kondisi kerja yang buruk atau kurangnya kesempatan untuk kemajuan karir secara profesional.

Apakah tanda-tanda ini tampak akrab di perusahaan anda? Jika demikian, maka budaya yang telah ditanamkan di perusahaan tersebut tidak memenuhi kebutuhan karyawan Anda. Singkatnya, mereka berpikir bahwa Anda tidak peduli.

Bagaimana menyikapi atau membantu memperbaiki budaya  perusahaan yang tidak sehat  seperti uraian di atas ?

Sebuah  hubungan jangka panjang yang saling memuaskan tergantung pada hal hal yang bersifat kehangatan emosional di masa-masa sulit dan memberikan hal yang sepertinya  basa-basi dalam kondisi yang baik. Budaya kepedulian  responsenya melebihi dari kebutuhan pribadi. Ini berarti memberikan kondisi yang realtif stabil, support yang efektif di seluruh tempat kerja. Berikut ini yang dapat anda berikan tim Anda.

  • Arah yang tentang tujuan perusahaan dan prioritasnya
  • solusi praktis untuk menangani hubungan pelanggan
  • Respon yang cepat untuk  suatu pertanyaan dan adanya dialog terbuka tentang sebuah keprihatinan
  • Dana yang memadai untuk proyek-proyek besar dan operasional sehari-hari
  • Pelatihan dan bimbingan ketika karyawan mengambil tanggung jawab tambahan
  • Dukungan dari pimpinan untuk suatu inisiatif baru, terutama yang melibatkan hal hal yang bersifat ketidakpastian atau uji coba

Menindaklanjuti sikap peduli  tentunya harus disertai dengan tindakan. Menawarkan bantuan praktis untuk kebutuhan pribadi yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan, penitipan anak atau kepedulian di hari tua mereka. Namun perlu diingat juga bahwa karyawan anda ingin kebutuhan profesional mereka dipenuhi oleh perusahaan Anda.

Meskipun mungkin tampak kontra-intuitif, antara mengurus perusahaan anda secara menyeluruh dengan  anda sepertinya harus mengurus karyawan saja. Yang harus diperhatikan adalah karyawan sebenarnya hanya perlu merasa yakin bahwa Anda akan mengurus mereka secara profesional.

di adaptasi dari : Julie Rains

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.