Call Us : 0822-1604-6700

12 Tips Aksi Ketika Akan Melakukan Restrukturisasi Bisnis Atau Perusahaan

Restrukturisai sangat diperlukan saat performance bisnis merosot atau diam di tempat, ada 12 tips yang bisa dilakukan pada saat restrukturisasi  diantaranya adalah

1. Kepemimpinan

Harus ada pemimpin di tempat yang tepat, bukan hanya sekedar berpengalaman dalam sebuah industri tapi harus juga memiliki pengalaman sukses dalam memanage perusahaan dan mampu memimpin organisasi dengan perubahan signifikan. Hal ini sangat oenting untuk mengetahui lebih lengkap kemana fokus awal di arahkan, bis amenjaga sumber adaya manusia untuk tetap termotivasi dalam suasana perubahan dan memahami langkah perubahan yang diperlukan. Kemitraan dengan pihak luar bisa mnejadi kunci dalam tahap ini jika diperlukan.

2. Kejelasan Visi

Visi harus jelas , terdefinisi dengan spesifik dan memiliki keselerasan dengan semua stakeholder dengan apa yang menjadi tujuan kenapa harus ada restrukturisasi

3. Perencanaan

Membuat perencanaan yang bersifat taktis dan bisa diimplementasikan dilapangan mencakup semua hal termasuk finance, marketing , sdm dan lain-lain. Perencanaan bisa disesuaikan dengan data dilapangan, karena ternyata banyak juga perencanaan hebat tapi tidak bisa di eksekusi di lapangan.

 4. Eksekutif atau Tim manajeman yang Terampil

Penilaian langsung kepada eksekutif atau manajemen tim mendukung harus dilakukan. Sebelum melakukan efisiensi tim manajemen, bagian mana yang harus di cut,  harus melihat apakah tim manajemen sebuah divisi terampil dan bisa memberikan konstribusi sesuai tujuan restrukturisasi. Penilaian ini juga harus dilakukan dengan mengingat strategi dimasa yang akan datang bagi perusahaan dan juga harus mencakup kajian kemampuan dalam bidang seperti inovasi strategis, pemasaran dan penjualan. Bila memungkinkan, riset juga bagaimana pesaing melakukan hal hal seperti ini.

 5. Komunikasi

Memiliki rencana komunikasi terstruktur kepada seluruh stakeholder (internal dan eksternal) dengan update reguler (setidaknya seminggu). Dalam kebanyakan kasus saat ini, orang-orang memahami jika bisnis perlu berhemat. Bagaimana mereka merespon didasarkan pada proses komunikasi di tempat. Semakin banyak orang memahami apa dan mengapa hal yang perlu terjadi, maka tingat resistensi atau penolakan akan semakin rendah.

6. Transparansi dan integritas

Jujurlah dari awal. Jika  benar-benar percaya bahwa perlu ada pemotongan misalnya, jangan katakan tidak akan ada. Jangan membuat janji yang tidak bisa ditepati.  Kita harus berbuat adil terhadap tim dan karywan dan tidak memberikan harapan harapan palsu.

 7. Mengetahui kapasitas hukum yang diperlukan dan ditegakan

Hal ini dipelukan untk menjaga hal hal yang tidak dinginkan pada saat dilakukannya perubahan, semua harus jelas dan mengikuti rule yang berlaku pada saat perubahan

8. Menjaga momentum bisnis

Pastikan rencana sesuai dengan track untuk menjaga momentum bisnis selama perubahan dan bahwa ada struktur manajemen yang tepat untuk fokus dan mereview secara teratur jika diperlukan.

9. Menjaga talent talent yang handal

pastikan disaat perubahan kita bisa mempertahankan talent atau orang orang terbaik di bisnis kita, karena sebenarnya sangat sulit mencari orang yang memiliki keterampilan bagus dan cocok dengan perusahaan.

10. Strategi integrasi budaya

pentingnya menerapkan strategi atau budaya yang bisa mendukung perubahan. Hal ini bisa menjadikan suasana perusahaan menjadi lebih fresh dan tidak kuno. Pastikan budaya baru yang di integrasi tidak memberikan dampak negatif pada saat perubahaan, harus di uji coba dalam skala kecil terlebih dahulu di sebuah divisi.

 11. Menjaga pelanggan 

tetap jaga pelanggan atau konsumen anda pada saat perubahan erjadi, jangan samapai perubahan justru turut merubah hubungan bisnis dengan pelnggan ke arah yang negatif
12. Tindakan dan evaluasi

Menentukan ukuran keberhasilan untuk setiap departemen dalam hal produktivitas dan kinerja. Merespon dengan cepat jika diperlukan. Hal ini juga penting untuk meninjau jujur tidaknya dengan  ​​apa yang telah dilakukan, apabila yang dilakukan lebih baik dan pastikan hal ini ditambahkan ke dalam setiap proses yang sedang berlangsung.

“Restrukturisasi” dapat dilihat sebagai kata yang menakutkan. Namun jika hal ini dilakukan dan berhasil, dapat menjadi bagian penting dalam memastikan keberhasilan bisnis yang berkelanjutan dan dapat memberikan beberapa hasil positif.

Salam

Konsultan Facebook

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.