Call Us : 0822-1604-6700

Men-social-kan Personal

Melaksanakan strategi personal to social berarti memanfaatkan segala keunggulan promotion social dalam kampanye konvensional. Dalam hal ini kampanye massal akan di sertai dengan sebagain promosi social media dengan tujuan meningkatkan engagement pelanggan melalui pendekatan yang lebih customized.

Taktik yang umum dilakukan perusahaan adalah menempatkan link kepada situs web atau account social media dari perusahaan di berbagai iklannya. Tapi ini biasa saja. Strategi ini menjadi unusual di saat antara kampanye konvensional sangat erat dengan kampanye social media. Salah satu contoh sederhananya adalah menjalankan kampanye iklan tradisional yang mengajak pelanggan untuk berpartisipasi aktif di social media. Ajakan ini dapat disertai pula dengan insentif hadiah.

Metode ini akan berhasil apabila pelanggan yang melihan iklan konvensional tersebut aktif dalam social media.. hal ini dapat menjadikan pelanggan tersebut lebih loyal terhadap perusahaan ini. Ini karena mereka akan merasa terlibat dalam suatu komunitas.

Untuk mendukung strategi ini, tentunya perusahaan harus mengerti secara spesifik bagaimana sifat segmen yang menjadi target market utama dari produk atau layanan perusahaan. Target market haruslah mereka yang memang aktif di social media. Apabila ternyata target market bukan tipikal pelanggan yang aktif di social media , ada resiko bahwa partsipasi hanya bertujuan untuk insentif mendapatkan insentif hadiah, dan pada akhirnya tidak ada pelanggan aktif secara jangka panjang di social media.

Kuncinya dalam strategi ini adalah mendapatkan pelanggan yang aktif secara jangka panjang dan dapat mendatangkan rekan – rekannya pula untuk aktif di social media dalam hal berinteraksi dengan perusahaan.

Strategi praktis dan taktis untuk hal ini banyak di bahas di kategori http://www.ilhamtaufiq.com/category/tips-dan-trik/

Sumber : Paradox Marketing, Arief Yahya (Dirut Telkom

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.