Call Us : 0822-1604-6700

Menjadi Seorang Owner Atau Profesional , Manakah yang lebih Baik ?

Kebetulan saat ini saya berada di dua posisi ini, saat ini saya memiliki bisnis (owner) dengan team sekitar 20 orang-an , dan saya juga seorang profesional baik sebagai konsultan ataupun petinggi di sebuah perusahaan yang bergerak di industri tertentu. Dengan berada di dua posisi tersebut banyak ilmu dan kebijaksanaan yang akhirnya saya dapatkan, karena merasakan dua posisi ini membuat saya lebih peka dalam banyak sisi, mulai dari SDM, leadership, dan hal lainnya. Hal itu terjadi karena pada saat menjadi seoarang owner saya ikut merasakan bagaimana rasanya jadi profesional, begitupun sebaliknya.

Pertanyaannya manakah yang lebih baik ? jawaban subjektif saya berdasarkan pengalaman ialah sama sama baik selama jiwa entrepreneurship dan rasa memiliki itu ada, baik sebagai owner maupun sebagai profesional. Entrepreneurship merupakan sebuah mindset yang layaknya harus dimiliki, tidak hanya oleh owner tapi juga seorang profesional jika ingin perusahaannya berkembang dan maju. Rasa memiliki juga tidak kalah penting untuk di tumbuhkan, supaya pergerakan bisa lebih produktif karena dengan rasa memiliki kita lebih bisa menemukan terobosan terobosan baru.

Kalo berbicara tantangan tentunya akan selalu ada di kedua posisi ini, yang terpenting kita harus tetap upgrade ilmu supaya ilmu yang kita miliki lebih besar daripada masalah atau tantangan yang akan hadir seiring dengan berkembangnya sebuah usaha. Saat kita tertekan atau stress itu sebuah tanda , bahwa masalah yang hadir kapasitasnya lebih besar daripada ilmu yang kita miliki. Selain ilmu , faktor yang tidak kalah penting adalah adanya passion, tidak bisa di pungkiri passion adalah pembeda kecepatan, karena dengan memiliki passion kita akan lebih tolerir terhadap rasa lelah, pekerjaan yang menurut orang lain adalah sebuah beban berat , bagi yang memiliki passion itu seperti permainan game yang menyenangkan.

Di bisnis yang saya miliki ,saya adalah owner & CEO dan saya tidak fokus untuk mengurusi bisnis , tapi fokus untuk mengurus atau memimpin SDM, karena saya meyakini seperti apa yang di ungkapkan oleh Pak Robby Djohan ,tugas CEO adalah memimpin orang bukan bisnis, maka dari itu aktivitas teknis dan lapangan saya memilih untuk di delegasikan kepada orang yang saya anggap cakap di bidangnya. Bahkan walaupun saya memiliki keahlian di internet marketing, saya memilih menyerahkan tugas tersebut kepada tim. Tapi pada saat jadi seorang professional (baca :direktur/vp) justru saya melakukan aktivitas tersebut tentunya dengan lebih detail. Saya mempercayai bahwa tugas owner/ CEO adalah lebih untuk melihat gambaran besar dan memastikan visi misi yang di usung senantiasa dalam jalurnya, sedangkan seorang professional lebih untuk melihat detail-detail dari sebuah gambaran besar.

Apapun posisi kita, mari lakukan yang terbaik.

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.